The Meaning of Regulatory Adaptation, Organizational Culture, and Leadership in Commitment to Implementing Financial Accounting Standards (Case Study at the Indonesian Army Military Foundation)

Authors

  • Jati Dwi Apriyanto Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi
  • Heni Nurani Hartikayanti Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi

DOI:

https://doi.org/10.55927/ijbae.v5i1.596

Keywords:

Regulatory Adaptation, Organizational Culture, Leadership, Organizational Commitment, Financial Accounting Standards, SAK EP, Non-Profit Organizations.

Abstract

The change from Financial Accounting Standards for Entities Without Public Accountability (SAK ETAP) to Financial Accounting Standards for Private Entities (SAK EP) requires non-profit organizations to make adjustments to their financial reporting practices. However, its implementation still faces challenges, particularly in relation to regulatory adaptation, organizational culture, and leadership roles. This study aims to understand the meaning of regulatory adaptation, organizational culture, and leadership in shaping the commitment to implement financial accounting standards in the Indonesian Army's military foundations. This study uses a qualitative approach with a case study design. Data were obtained through in-depth interviews, observations, and document analysis, then analyzed using thematic analysis techniques. The results show that regulatory adaptation has not been fully internalized in organizational policies and systems, so that the implementation of accounting standards is still administrative in nature. The interaction of these three factors determines the sustainability of organizational commitment to implementing financial accounting standards consistently and accountably. This study provides a conceptual contribution to understanding the implementation of SAK EP in non-profit organizations and practical implications for strengthening the financial governance of foundations.

References

Azzahra, P. J., & Musyarsyah, M. (2024). Pengaruh Budaya Organisasi, Komitmen Manajer, Kompetensi Organisasi, dan Opini Auditor terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan. Indonesian Research Journal of Economics and Management Studies (IRJEMS).

Bathla, S., Sharma, R., & Bansal, M. (2024). Stakeholders' response to IFRS adoption/convergence: A bibliometric review based on Scopus database. International Journal of Accounting and Finance Review, 9(1), 15–28.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2020). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 45: Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2023). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan: SAK Entitas Privat (SAK EP). Jakarta.

Itang. (2021). Peran Moderasi Budaya Organisasi dalam Pengaruh Sistem Akuntansi Terkomputerisasi terhadap Kualitas Pelaporan Keuangan pada Usaha Kecil dan Menengah. Research Journal of Finance and Accounting (RJFA), 12(14), 112–120.

Mensah, E. (2021). The effect of IFRS adoption on financial reporting quality: Evidence from emerging economies. International Journal of Accounting and Finance Studies, 4(1), 12–27.

Muhyidin, A., Putri, E., & Hapsari, L. (2022). Budaya organisasi dan akuntabilitas pelaporan keuangan pada yayasan pendidikan. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 26(2), 134–148.

Noor, A., Parawiyati, & Zuhroh, D. (2024). Dampak Budaya Organisasi terhadap Implementasi Sistem Akuntansi Manajemen pada UKM di Indonesia. Costing: Journal of Economic, Business, and Accounting, 8(1), 51–65.

Octaviani, F., Fahmi, I., & Azmi, M. (2024). Pengaruh Penerapan ISAK 335, Budaya Organisasi, dan Gender terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis (JIMKES), 5(1), 77–88.

Octisari, T., Nurmala, S., & Hidayat, R. (2021). Analisis penerapan standar akuntansi keuangan pada organisasi nonprofit. Jurnal Akuntansi dan Ekonomi, 6(2), 145–157.

Pituringsih, E., & Irwan, M. (2019). Pengaruh Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan, Sistem Informasi Akuntansi, dan Standar Akuntansi Pemerintah terhadap Kinerja Organisasi pada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa. Jurnal Akuntansi dan Keuangan (JAK), 14(2), 98–109.

R, A., & Bharata, W. (2022). Tantangan adaptasi regulasi akuntansi pada entitas nirlaba di Indonesia. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 13(1), 45–59.

Rizal, A., & Kusnanto, H. (2021). Menjelajahi Tantangan Penerapan Standar Pelaporan Keuangan Internasional (IFRS) di Indonesia. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 12(1), 35–48.

Safitri, D., & Narasti, R. (2022). Pengaruh budaya transparansi terhadap implementasi standar akuntansi keuangan pada lembaga nirlaba. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 9(4), 120–133.

Sagala, R., Simanjuntak, L., & Siregar, D. (2024). Analisis Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan pada Basis Akrual. Jurnal Ilmiah Akuntansi Pemerintahan (JIAP), 6(1), 66–78.

Suhemi, A., & Setiyawati, H. (2023). Analisis Implementasi Budaya Organisasi, Sistem Pengendalian Internal, Implementasi Prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik, serta Dampaknya terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Pamator Journal, 16(1), 45–58.

Talitha, V., & Aswar, K. (2021). Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual di Indonesia: Tinjauan Faktor Organisasi. Journal of Economics, Business and Accounting Studies (JEBAS), 5(2), 101–115.

Tarca, A. (2020). The IASB and comparability of international financial reporting. Australian Accounting Review, 30(2), 101–113.

Teresia, K. (2023). Enhancing financial governance through compliance with accounting standards in Indonesia. Indonesia Auditing Research Journal, 2(3), 87–99.

Wonok, S. (2016). Akuntabilitas organisasi nonprofit dalam perspektif akuntansi sosial. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika, 6(1), 55–63.

Published

2026-02-04